{"id":18615,"date":"2025-07-11T22:12:44","date_gmt":"2025-07-11T22:12:44","guid":{"rendered":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/?p=18615"},"modified":"2025-07-11T22:19:13","modified_gmt":"2025-07-11T22:19:13","slug":"mahasiswa-kkn-uin-ril-kelompok-109-siap-mengabdi-di-keteguhan-teluk-betung-timur-bandar-lampung","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/?p=18615","title":{"rendered":"Mahasiswa KKN UIN RIL Kelompok 109 Siap Mengabdi di Keteguhan Teluk Betung Timur Bandar Lampung"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">Bandar Lampung, <strong>MUI Lampung Digital<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 109 Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung\u00a0 dengan penuh semangat mengikuti pembekalan KKN yang menjadi bekal awal untuk mengabdi di Kelurahan Keteguhan, Kecamatan Teluk Betung Timur, Kota Bandar Lampung, Kamis (10\/07\/2025) di Aula Fakultas Syariah. Didampingi oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Rudi Santoso, M.H.I., M.H., kelompok ini akan menjalankan berbagai program pengabdian masyarakat yang selaras dengan tema besar KKN Lingkar Kota UIN Raden Intan Lampung, yakni \u201cAkselerasi Empat Pilar SDGs (Sosial, Ekonomi, Lingkungan, serta Hukum dan Tata Kelola) untuk Kesiapan Masyarakat Bandar Lampung Menuju Indonesia Emas.\u201d<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kelompok yang beranggotakan 18 mahasiswa, antara lain M. Haviz Febrian, Madupi Firnando, Dwi Khusnul Khotimah, Bela Dwi Adelia, Bella Sartika, Radita Safitri, Bening Rithma Danti, Destri Hafifah, Tiara Adelia Putri, Tria Anggraini, Dwi Putri Julianti, Dwi Rozalia, Arif Mustofa, Basofi Ahmad Bintang, Ade Putri Janati, Dharma Persada, Elvan Geri Indrawan, dan Anisa Dwi Rahayu, telah menyiapkan sejumlah program kerja kreatif dan solutif.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Rudi Santoso dalam arahannya menekankan pentingnya kolaborasi mahasiswa dengan warga dan perangkat kelurahan. &#8220;Mahasiswa harus mampu hadir sebagai bagian dari solusi atas persoalan masyarakat, baik dalam hal kebersihan lingkungan, pemberdayaan ekonomi, maupun peningkatan pendidikan dan nilai-nilai keagamaan,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Program kerja mahasiswa KKN 109 Kelurahan Keteguhan mencakup berbagai bidang. Di antaranya adalah sosialisasi daur ulang sampah dan pembuatan plang nama dari botol bekas untuk meningkatkan kesadaran pengelolaan sampah kreatif. Selain itu, mahasiswa juga akan membentuk Bank Sampah dan memberikan edukasi tentang pentingnya kebersihan lingkungan. Pencegahan penyakit menular seperti DBD dan ISPA juga menjadi perhatian dengan mengadakan penyuluhan kesehatan serta aksi gotong royong membersihkan lingkungan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Di bidang pendidikan, mereka mengadakan les mata pelajaran, mengajar mengaji anak-anak, serta memberikan pelatihan public speaking kepada remaja SMA. Pada sektor ekonomi, mahasiswa akan membantu branding UMKM, memberikan pelatihan sertifikasi halal, serta penyuluhan bisnis dan hukum ekonomi syariah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tak hanya itu, mahasiswa juga akan memperkenalkan teknik eco-print pada tote bag ramah lingkungan, melakukan reboisasi pantai, serta mengadakan seminar kepemudaan dan persiapan perayaan 17 Agustus bersama Karang Taruna. Program hidup hemat dengan menabung serta edukasi pembuatan pupuk kompos dari sampah organik pun turut melengkapi agenda mereka.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dharma Persada Koordinator Kelompok 109 Kelurahan Keteguhan Teluk Betung Timur Bandar Lampung, menyatakan harapan besarnya terhadap pelaksanaan program ini. \u201cKami ingin KKN ini tidak hanya sekadar seremonial pengabdian, tapi benar-benar berdampak bagi masyarakat. Melalui program-program seperti sosialisasi daur ulang sampah, bimbingan belajar, dan pelatihan bisnis syariah, kami berharap mampu menginspirasi warga untuk terus berinovasi dan menjaga lingkungan mereka,\u201d ujar Dharma.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Program kerja yang telah disusun bersama ini diharapkan dapat membentuk kesadaran kolektif masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan hidup, meningkatkan keterampilan kewirausahaan, serta memperkuat nilai-nilai sosial keagamaan. Semua itu dirancang bukan hanya untuk menyelesaikan masalah jangka pendek, tetapi juga membangun fondasi perubahan yang berkelanjutan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pembekalan KKN yang digelar pada 9-10 Juli 2025 menjadi awal penting bagi mahasiswa memahami peran mereka sebagai agen perubahan sosial. Dalam sesi ini, mahasiswa dilatih keterampilan komunikasi, manajemen program kerja, dan pelaporan kegiatan. Laporan harian mereka nantinya akan dipublikasikan melalui media sosial sebagai bentuk transparansi publik dan inspirasi bagi mahasiswa lainnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">KKN Lingkar Kota Bandar Lampung secara khusus diarahkan untuk mendukung upaya pembangunan berkelanjutan di Kota Bandar Lampung. Sesuai arahan LP2M UINRIL, setidaknya 50% program kerja KKN difokuskan pada problematika lingkungan seperti pengelolaan sampah, reboisasi, dan pengurangan risiko penyakit lingkungan. Sementara sisanya menyasar pemberdayaan ekonomi masyarakat, edukasi hukum syariah, serta tata kelola sosial yang baik.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cHarapan saya, mahasiswa bisa meninggalkan legacy positif di Kelurahan Keteguhan. Jadikanlah interaksi dengan masyarakat sebagai pembelajaran hidup yang kelak akan membentuk karakter pemimpin yang bijak, empatik, dan bertanggung jawab,\u201d tutup Rudi Santoso.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kehadiran mahasiswa KKN 109 di Kelurahan Keteguhan diharapkan menjadi stimulus positif bagi warga setempat. Beberapa warga yang ditemui pun antusias menyambut kehadiran mahasiswa dan menyatakan kesiapan mereka untuk berkolaborasi dalam setiap program kerja.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selama 40 hari pelaksanaan KKN, mahasiswa tidak hanya menjalankan program yang telah dirancang tetapi juga melakukan evaluasi berkala, monitoring dampak kegiatan, serta penyusunan laporan akhir yang akan menjadi bahan pertanggungjawaban akademik sekaligus dokumentasi kontribusi mereka bagi masyarakat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dengan penuh semangat, mahasiswa KKN Kelompok 109 siap bersinergi, belajar, dan mengabdi untuk mewujudkan masyarakat Kelurahan Keteguhan yang lebih peduli lingkungan, lebih cerdas secara sosial dan spiritual, serta lebih tangguh menghadapi tantangan masa depan. (Rita Zaharah)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bandar Lampung, MUI Lampung Digital Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 109 Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung\u00a0 dengan penuh semangat mengikuti pembekalan KKN yang menjadi bekal awal untuk mengabdi di Kelurahan Keteguhan, Kecamatan Teluk Betung Timur, Kota Bandar Lampung, Kamis (10\/07\/2025) di Aula Fakultas Syariah. Didampingi oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Rudi Santoso, M.H.I., [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":18616,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[41,42,51],"tags":[],"class_list":["post-18615","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-world","category-home","category-warta-nasional-dan-daerah"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/WhatsApp-Image-2025-07-10-at-10.34.35.jpeg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/18615","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=18615"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/18615\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":18620,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/18615\/revisions\/18620"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/18616"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=18615"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=18615"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=18615"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}