{"id":17384,"date":"2024-07-31T10:31:12","date_gmt":"2024-07-31T10:31:12","guid":{"rendered":"https:\/\/muilampung.or.id\/?p=16240"},"modified":"2024-07-31T10:31:12","modified_gmt":"2024-07-31T10:31:12","slug":"gelar-halal-bihalal-ketua-mui-lampung-ajak-viralkan-kebaikan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/?p=17384","title":{"rendered":"Gelar Halal Bihalal, Ketua MUI Lampung Ajak Viralkan Kebaikan"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-16242 aligncenter\" src=\"https:\/\/lampung.mui.or.id\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/image_750x_661d28c59abd7-1-300x166.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"166\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Bandar Lampung:<\/strong> Ketua Umum MUI Lampung, Prof Moh Mukri mengajak untuk menyebarkan dan memviralkan kebaikan di era digital. Jangan sampai keburukan yang mendominasi dunia nyata dan maya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cSetiap kita harus menjadi bagian dari terselenggaranya kebaikan, dan kebaikan jangan hanya diomongkan, kebaikan harus diviralkan,\u201d katanya dalam acara halal bihalal pengurus MUI Lampung, Senin (15\/4).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ketua PBNU ini juga meminta pengurus MUI agar menjadi penyejuk dan pencerah dari berbagai masalah yang muncul di masyarakat. Masalah yang sering muncul karena perbedaan pandangan dan pilihan yang bersifat subjektif. \u201cPerbedaan itu pasti ada karena sudah disebutkan dalam Al-quran, namun Allah telah meningkatkan perbedaan bukan untuk dipertentangkan, kita diingatkan untuk senantiasa bersatu dan tidak bercerai-berai,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ia juga mengingatkan bahwa MUI sebagai payung besar umat Islam, harus benar-benar dijadikan sebagai organisasi ulama yang mampu benar-benar mengayomi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Lampung, Puji Raharjo menilai MUI adalah partner strategis, di antara peran yang dilakukan MUI bersama Kemenag adalah terkait menyikapi isu-isu keagamaan yang saat ini semakin kompleks seiring dengan perkembangan teknologi dan informasi.<\/p>\n<div class=\"google-auto-placed ap_container\">\n<div id=\"aswift_5_host\" style=\"text-align: justify;\"><span style=\"background-color: #ffffff;\">\u201cBanyak isu agama saat ini yang sensitif dan mudah berkembang di era saat ini, keterlibatan MUI sangat penting dalam menyikapi hal ini agar tidak menjadi bahan di media sosial. Alhamdulilah Ketua MUI Lampung mempu memberikan jawaban dengan sejuk atas berbagai permasalahan keagamaan,\u201d ujarnya (Andira Putri Isnaini)<\/span><\/div>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bandar Lampung: Ketua Umum MUI Lampung, Prof Moh Mukri mengajak untuk menyebarkan dan memviralkan kebaikan di era digital. Jangan sampai keburukan yang mendominasi dunia nyata dan maya. \u201cSetiap kita harus menjadi bagian dari terselenggaranya kebaikan, dan kebaikan jangan hanya diomongkan, kebaikan harus diviralkan,\u201d katanya dalam acara halal bihalal pengurus MUI Lampung, Senin (15\/4). Ketua PBNU [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":16242,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[41,42],"tags":[],"class_list":["post-17384","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-world","category-home"],"jetpack_featured_media_url":"","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/17384","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=17384"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/17384\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/pages\/16242"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=17384"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=17384"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=17384"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}