{"id":16323,"date":"2016-06-14T23:52:00","date_gmt":"2016-06-14T23:52:00","guid":{"rendered":"http:\/\/mui-lampung.or.id\/?p=801"},"modified":"2016-06-14T23:52:00","modified_gmt":"2016-06-14T23:52:00","slug":"mui-usul-pembentukan-wadah-penasihat-syariah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/?p=16323","title":{"rendered":"MUI Usul Pembentukan Wadah Penasihat Syari&#8217;ah"},"content":{"rendered":"<p><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-805 aligncenter\" src=\"http:\/\/mui-lampung.or.id\/wp-content\/uploads\/2016\/06\/36660e59856b4de58a219bcf4e27eba3-mui-bimas-islam-terus-bersinergi-dalam-membina-umat-300x190.jpg\" alt=\"?????????????\" width=\"300\" height=\"190\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jakarta:\u00a0<span class=\"s1\">Majelis Ulama Indonesia mendorong dibentuknya wadah penasihat syari&#8217;ah yang membidangi penyiaran dengan kinerja mengawasi dan memberi masukan kepada media penyiaran sebelum menayangkan siarannya.<\/span><br \/>\n<!--more--><\/p>\n<p class=\"p2\" style=\"text-align: justify;\"><span class=\"s1\">&#8220;MUI mengusulkan dibentuknya &#8220;syariah advicer&#8221; atau penasihat syariah di dalam televisi dan radio sehingga sebelum acara ditayangkan sudah memperoleh konfirmasi mengenai dampaknya baik atau tidak baik,&#8221; kata Ketua Umum MUI Ma&#8217;ruf Amin ditemui usai menggelar konferensi pers soal tayangan Ramadhan televisi di kantornya Jakarta, Selasa (14\/6).<\/span><\/p>\n<p class=\"p2\" style=\"text-align: justify;\"><span class=\"s1\">Usulan tersebut, kata Ma&#8217;ruf, untuk mencegah tersiarnya konten yang kontroversial seperti peristiwa terkini adalah tayangan Muslimah dengan baju motif salib di acara &#8220;Jelang Sahur&#8221; di TVRI. Dengan wadah penasihat syariah, nantinya insiden serupa dapat dicegah sehingga tidak mengakibatkan polemik berkepanjangan.<\/span><\/p>\n<p class=\"p2\" style=\"text-align: justify;\"><span class=\"s1\">Sementara itu, selama Ramadhan Ma&#8217;ruf berharap agar media penyiaran ikut mendukung kekhusyukan umat Muslim di bulan puasa.<\/span><\/p>\n<p class=\"p2\" style=\"text-align: justify;\"><span class=\"s1\">MUI, kata dia, juga mendukung pengelola stasiun televisi mengedepankan sikap kehati-hatian dan menghindari hal-hal sensitif. Selain itu, pengelola media penyiaran harus mengedepankan sikap saling menghargai antarumat beragama.<\/span><\/p>\n<p class=\"p2\" style=\"text-align: justify;\"><span class=\"s1\">Meski ada insiden siaran puasa yang kontroversial, kata Ma&#8217;ruf, Tim Pemantau Siaran TV MUI menilai terdapat peningkatan siaran dakwah Islam pada sebelum dan sesudah berbuka puasa serta sebelum dan sesudah sahur di sejumlah televisi nasional.<\/span><\/p>\n<p class=\"p2\" style=\"text-align: justify;\"><span class=\"s1\">&#8220;Untuk itu kami mengapresiasi peningkatan kualitas penyiaran tersebut di berbagai televisi nasional, terutama yang berkaitan dengan dakwah,&#8221; kata dia.<\/span><\/p>\n<p class=\"p2\" style=\"text-align: justify;\">Sumber : Republika.co.id<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta:\u00a0Majelis Ulama Indonesia mendorong dibentuknya wadah penasihat syari&#8217;ah yang membidangi penyiaran dengan kinerja mengawasi dan memberi masukan kepada media penyiaran sebelum menayangkan siarannya.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":805,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[41],"tags":[],"class_list":["post-16323","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-world"],"jetpack_featured_media_url":"","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/16323","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=16323"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/16323\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/menu-items\/805"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=16323"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=16323"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=16323"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}