{"id":15287,"date":"2021-03-10T02:57:57","date_gmt":"2021-03-10T02:57:57","guid":{"rendered":"http:\/\/mui-lampung.or.id\/?p=15287"},"modified":"2021-03-10T02:57:57","modified_gmt":"2021-03-10T02:57:57","slug":"audiensi-dengan-sekda-pgri-pringsewu-sampaikan-empat-hal-ini","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/?p=15287","title":{"rendered":"Audiensi dengan Sekda, PGRI Pringsewu Sampaikan Empat Hal Ini"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-15288\" src=\"http:\/\/mui-lampung.or.id\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/WhatsApp-Image-2021-03-09-at-21.26.52.jpeg\" alt=\"\" width=\"1280\" height=\"960\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Pringsewu:<\/strong> Saat melakukan audiensi dengan Sekretaris Daerah Kabupaten Pringsewu, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Pringsewu menyampaikan empat poin penting rekomendasi hasil Konferensi Kerja Kabupaten I PGRI Pringsewu yang telah digelar pada 28 Januari 2021 di Hotel Urban.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ketua PGRI Kabupaten Pringsewu Sakijo pada audiensi yang dilaksanakan pada Selasa (9\/3) ini memaparkan poin-poin tersebut. Pertama, PGRI Pringsewu meminta Pemda melalui dinas terkait untuk merespon dan menyelesaikan permasalahan terkait proses kenaikan pangkat, SK Jabatan Fungsional Guru, dan Surat Ijin Belajar bagi guru-guru angkatan K2.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Masalah insentif untuk guru-guru honorer di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta guru-guru honorer yang ada di Kementerian Agama juga perlu mendapatkan perhatian,&#8221; ungkapnya tentang poin kedua.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ketiga, terkait dengan program sejuta guru melalui jalur PPPK, pihaknya meminta Pemda untuk memprioritaskan tenaga honorer yang sudah berusia diatas 35 tahun jika hal ini tidak bertentangan dengan aturan yang ada.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Keempat, Sakijo meminta Pemda Pringsewu untuk membantu melanjutkan pembangunan gedung guru yang saat ini baru dalam tahap pondasi. Sudah lama bangunan berukuran 26 m X 36 m yang terletak di Komplek Kantor PGRI Pringsewu tersebut mandeg alias tidak dapat dilanjutkan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pada kesempatan tersebut Sakijo juga menyampaikan ucapan selamat kepada H Heri Iswahyudi yang belum lama dilantik menjadi Sekda. Ia berharap Sekda dapat menjalankan tugas dengan lancar dan dapat bersinergi dengan PGRI.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sementara Sekda H.Heri Iswahyudi akan mempelajari dan menyampaikan poin-poin rekomendasi tersebut kepada Bupati Pringsewu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Terimakasih kepada PGRI Pringsewu atas partisipasinya memajukan pendidikan di Kabupaten Pringsewu,&#8221; kata Heri pada pertemuan di ruang kerja Sekda Pringsewu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Lebih lanjut Heri berpesan agar guru-guru di Kabupaten Pringsewu selalu meningkatkan kinerjanya dalam rangka menjadi sosok pendidik profesional dengan terus meningkatkan kompetensi pendidik.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;PGRI Pringsewu harus mampu menjadi wadah profesional,&#8221; harapnya saat audiensi yang diikuti beberapa pengurus PGRI yakni Wakil Ketua Kamaruddin, Sekretaris Fredy Kurniawan, dan Bendahara Utami Dewi. (Muhammad Faizin)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pringsewu: Saat melakukan audiensi dengan Sekretaris Daerah Kabupaten Pringsewu, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Pringsewu menyampaikan empat poin penting rekomendasi hasil Konferensi Kerja Kabupaten I PGRI Pringsewu yang telah digelar pada 28 Januari 2021 di Hotel Urban. Ketua PGRI Kabupaten Pringsewu Sakijo pada audiensi yang dilaksanakan pada Selasa (9\/3) ini memaparkan poin-poin tersebut. Pertama, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":15288,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[41],"tags":[],"class_list":["post-15287","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-world"],"jetpack_featured_media_url":"","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/15287","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=15287"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/15287\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=15287"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=15287"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=15287"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}