{"id":1464,"date":"2016-08-05T04:05:49","date_gmt":"2016-08-05T04:05:49","guid":{"rendered":"http:\/\/mui-lampung.or.id\/?p=1464"},"modified":"2016-08-05T04:05:49","modified_gmt":"2016-08-05T04:05:49","slug":"polresta-bandar-lampung-gelar-sosialisasi-dan-koordinasi-tentang-anti-radikal-komunis-dan-teroris-rkt","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/?p=1464","title":{"rendered":"Polresta Bandar Lampung gelar Sosialisasi dan Koordinasi tentang Anti Radikal Komunis dan Teroris (RKT)"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">\n<p style=\"text-align: justify;\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-1465\" src=\"http:\/\/mui-lampung.or.id\/wp-content\/uploads\/2016\/08\/w750_h400px__1470315550.jpg\" alt=\"w750_h400px__1470315550\" width=\"750\" height=\"400\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bandar Lampung: Polresta Bandar Lampung gelar Sosialisasi dan Koordinasi tentang Anti Radikal Komunis dan Teroris (RKT)<!--more--> \u00a0di Pondok Rimbawan, Kamis (4\/8).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Acara tersebut dihadiri oleh segenap Forkopimda Kota Bandar Lampung, FKUB\u00a0Kota, Kalapas, Kepala SKPD terkait. Camat, Kapolsek, Lurah, Tokoh Agama dan\u00a0Masyarakat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pada kesempatan tersebut Ketua (V) MUI Lampung Suryani M Nur, S.Sos., MM dan Ketua (IV) MUI Lampung, M.Ag hadir sebagai narasumber.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Acara tersebut diselenggarakan dalam rangka persiapan pembentukan Satgas\u00a0<span style=\"font-size: 16px; line-height: 1.5;\">Anti RKT di tingkat Kecamatan dan Kelurahan yang\u00a0 di inisiasi oleh Kapolda Brigjen Pol. Dr H Ike Edwin MH.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Suryani M Nur, S.Sos.,MM\u00a0 dalam penyampaian makalahnya menekankan pada perlunya peningkatan peran ulama, tokoh agama, pendidik (guru dan dosen) dalam upaya Kontra Radikalisasi dan penguatan masyarakat sipil yang ramah, toleran dan\u00a0menghargai keberagaman dengan memperhatikan muatan kearifan lokal (local\u00a0wisedom), pemahaman keagamaan yang moderat serta pentingnya kemitraan\u00a0(partnership) antara sekolah\/madrasah, kampus dan pondok pesantren dengan\u00a0instansi terkait, bahkan bila perlu bentuk juga Satgas di Lembaga\u00a0Pendidikan tersebut karena potensi penyebaran dan keterlibatan paham\u00a0radikal bisa terjadi dikalangan siswa, mahasiswa dan guru\/dosen.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Lebih lanjut Suryani M Nur, S.Sos. MM mengatakan \u201cBahwa radikalisme dapat berubah menjadi tetorisme apabila terjadi perubahan sosial dan politik yang dilakukan oleh seseorang atau kelimpok tertentu, bahkan dapat berubah menjadi fundamentalisme apabila seseorang atau kelompok tertentu tersebut terjebak pada manipulasi teks-teks agama untuk membenarkan tindakan radikal yang mereka lakukan,\u201d kata kandidat doctor Ilmu Dakwah IAIN Raden Intan Lampung.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sementara Dr. Abdul Syukur\u00a0 M Ag. mengatakan \u201cPerlunya monitoring\u00a0terhadap da&#8217;i dan ponpes yang terindikasi radikal, monitoring dan counter\u00a0propaganda media online radikal, perlunya implementasi UU anti penyebaran ajaran\u00a0kekerasan dan pendidikan anti radikal terorisme.\u201d (Rudi Santoso )<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bandar Lampung: Polresta Bandar Lampung gelar Sosialisasi dan Koordinasi tentang Anti Radikal Komunis dan Teroris (RKT)<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1465,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[41],"tags":[],"class_list":["post-1464","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-world"],"jetpack_featured_media_url":"","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1464","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=1464"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1464\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=1464"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=1464"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=1464"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}