{"id":14353,"date":"2020-05-19T22:02:12","date_gmt":"2020-05-19T22:02:12","guid":{"rendered":"http:\/\/mui-lampung.or.id\/?p=14353"},"modified":"2020-05-19T22:02:12","modified_gmt":"2020-05-19T22:02:12","slug":"opini-islam-dan-keadilan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/?p=14353","title":{"rendered":"Opini: Islam dan Keadilan"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-13884\" src=\"http:\/\/mui-lampung.or.id\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/WhatsApp-Image-2020-04-08-at-16.38.45.jpeg\" alt=\"\" width=\"470\" height=\"316\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><strong>Islam dan Keadilan<\/strong><br \/>\n<em><strong>Oleh: Dr. Agus Hermanto, MHI<\/strong><\/em><br \/>\n<em>Dosen UIN Raden Intan Lampung<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Islam adalah selamat, selamt di dunia dan selamat di akhirat, Muslim laki laki adalah orang yang beragama Islam, sedang perempuan yang beragama Islam disebut muslimah. Islam mengajarkan tentang persaudaraan, kedamaian, keadilan, ketentraman dan seorang muslim adalah saudara terhadap muslim lainnya.<br \/>\nSebagaimana sabda rasulullah saw,<br \/>\n\u0627\u0644\u0645\u0633\u0644\u0645 \u0623\u062e\u0648 \u0627\u0644\u0645\u0633\u0644\u0645 \u0644\u0627 \u064a\u0638\u0644\u0645\u0647 \u0648\u0644\u0627 \u064a\u062e\u0630\u0644\u0647 \u0648\u0644\u0627 \u064a\u062d\u0642\u0631\u0647. \u0627\u0644\u062a\u0642\u0648\u0649 \u0647\u0627 \u0647\u0646\u0627 (\u0631\u0648\u0627\u0647 \u0645\u0633\u0644\u0645)<br \/>\nSeorang muslim adalah saudara bagi muslim lainnya, janganlah saling mendhalimi, mengecewakan dan mencela, Taqwa adalah sesuatu yang diinginkan disini (HR. Muslim)<br \/>\nJanganlah kita suka mendhalimi saudara kita, mencemooh saudara kita, menyakiti saudara kita mendendam saudara kita, karena semua itu akan menyakiti saudara kita, saudara ibarat tubuh yang jika salah satu dari organnya tersakiti, maka akan tersasa sakit sebagian yang lainnya, maka setidaknya kita saling menasehati, berbicara yang sopan santun, menjaga tali persaudaraan.<br \/>\nRasulullah saw bersabda,<br \/>\n\u0628\u062d\u0633\u0628 \u0627\u0645\u0631\u0626 \u0645\u0646 \u0627\u0644\u0634\u0631\u0651 \u0627\u0646 \u064a\u062d\u0642\u0631 \u0623\u062e\u0627\u0647 \u0627\u0644\u0645\u0633\u0644\u0645\u060c \u0643\u0644\u0651 \u0627\u0644\u0645\u0633\u0644\u0645 \u0639\u0644\u0649 \u0627\u0644\u0645\u0633\u0644\u0645 \u062d\u0631\u0627\u0645 \u062f\u0645\u0647 \u0648\u0645\u0627\u0644\u0647 \u0648\u0639\u0631\u0636\u0647<br \/>\nCukuplah bagi seseorang dari keburukan, mencela saudaranya, setiap muslim terhadap muslim lainnya diharamkan tertumpah darah, dan bersengketa harta dan menjatuhkan kehormatan.<br \/>\nKeburukan yang kita lakukan adalah sikap yang tidak baik, lebih lebih sampai menghina, membunuh, bersengketa harta, merampas, mencuri, mengambil hak orang lain atau bahkan menjatuhkan martabatnya, sebagai seorang muslim terhadap muslim lainnya adalah menjaga aibnya, saling menasehati dalam kebaikan dan keburukan.<br \/>\nSesungguhnya dari kesempurnaan iman seseorang adalah baik akhlaknya, dan lemah lembut terhadap sesamanya begitu juga keluarganya\u060c.<br \/>\nSabda rasulullah saw,<br \/>\n\u0627\u0646\u0651 \u0645\u0646 \u0623\u0643\u0645\u0644 \u0627\u0644\u0645\u0624\u0645\u0646\u064a\u0646 \u0625\u064a\u0645\u0627\u0646\u0627 \u0627\u062d\u0633\u0646\u0647\u0645 \u062e\u0644\u0642\u0627 \u0648\u0627\u0644\u0637\u0641\u0647\u0645 \u0628\u0623\u0647\u0644\u0647.<br \/>\nDiantara kebaikan yang dapat kita lakukan adalah menjaga tali persaudaraan, tali kekerabatan dan tali silaturrahmi,<br \/>\nkarena orang yang memutus tali silaturahmi tidak akan masuk surga,<br \/>\n\u0644\u0627 \u064a\u062f\u062e\u0644 \u0627\u0644\u062c\u0646\u0629 \u0627\u0644\u0642\u0627\u0637\u0639<br \/>\nMenyakiti saudara berarti mendatangkan kemudharatan, sedangkan sesuatu yang akan menimbulkan kemudharatan di larang dalam agama,<br \/>\n\u0644\u0627 \u0636\u0631\u0631 \u0648\u0644\u0627 \u0636\u0631\u0627\u0631<br \/>\nJanganlah mendatangkan bahaya dan yang akan menimbulkan bahaya.<br \/>\nSesuatu yang mengancam pada saudara kita berarti telah mengancam pada diri kita, dan sesuatu yang menimbulkan keburukan bagi saudara kita berarti juga menimbulkan keburukan bagi kita<br \/>\nIslam telah mengajari kita untuk bersikap ramah kepada sesama muslim, ketika berjumpa, siapa yang harus menyapa, yang muda ataukah yang tua, yang sedikit ataukah yang banyak, yang duduk ataukah yang berdiri, hal ini diajari oleh baginda Rasulullah saw,<br \/>\n\u0627\u0644\u0635\u063a\u064a\u0631 \u0639\u0644\u0649 \u0627\u0644\u0643\u0628\u064a\u0631<br \/>\nYang kecil kepada yang besar,<br \/>\n\u0627\u0644\u0642\u0644\u064a\u0644 \u0639\u0644\u0649 \u0627\u0644\u0643\u062b\u064a\u0631<br \/>\nYang sedikit kepada yang besar dan seterusnya.<br \/>\nSesungguhnya orang yang tidak mau menyayangi orang lain Allah pun tidak akan menyayanginya,<br \/>\n\u0645\u0646 \u0644\u0627 \u064a\u0631\u062d\u0645 \u0644\u0627 \u064a\u0631\u062d\u0645<br \/>\nWallahualam.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>&nbsp; Islam dan Keadilan Oleh: Dr. Agus Hermanto, MHI Dosen UIN Raden Intan Lampung Islam adalah selamat, selamt di dunia dan selamat di akhirat, Muslim laki laki adalah orang yang beragama Islam, sedang perempuan yang beragama Islam disebut muslimah. Islam mengajarkan tentang persaudaraan, kedamaian, keadilan, ketentraman dan seorang muslim adalah saudara terhadap muslim lainnya. Sebagaimana [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":13884,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[41,44],"tags":[],"class_list":["post-14353","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-world","category-opini"],"jetpack_featured_media_url":"","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/14353","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=14353"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/14353\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=14353"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=14353"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=14353"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}