{"id":13534,"date":"2020-02-08T01:11:53","date_gmt":"2020-02-08T01:11:53","guid":{"rendered":"http:\/\/mui-lampung.or.id\/?p=13534"},"modified":"2020-02-08T01:11:53","modified_gmt":"2020-02-08T01:11:53","slug":"gus-sholah-wafat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/?p=13534","title":{"rendered":"Gus Sholah Wafat"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-13535 aligncenter\" src=\"http:\/\/mui-lampung.or.id\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/download.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"168\" \/>Jombang:<\/strong> Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, KH Sholahudin Wahid wafat, Minggu (2\/2\/2020) malam. Almarhum sebelumnya dirawat di di Rumah Sakit Jantung Harapan Kita, Jakarta.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kabar duka tersebut disampaikan puteranya yakni Ipang Wahid. Seperti yang dikutip dari akun twiternya. &#8220;Gus Sholah baru saja wafat, pada pukul 20:55. Mohon dimaafkan seluruh kesalahan. Allahummaghfirlahu warhamhu wa\u2019afihi wa\u2019fuanhu.&#8221; demikian unggahan pukul 9:16 Minggu malam.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Irfan Wahib beberapa jam sebelumnya juga mengunggah informasi terkini kondisi ayahannya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Asslm ww. Dengan kerendahan hati, kami mohon keikhlasan doa untuk Ayahanda kami @Gus_Sholah yg sedang dalam keadaan kritis. Semoga Allah SWT memberikan kesembuhan, kekuatan, kesabaran &amp; yang terbaik bagi Beliau. Semoga Allah SWT mencabut sakit Beliau tanpa disertai rasa sakit,&#8221; katanya melalui akun twitternya @ipangwahid, Ahad.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ia meminta keikhlasan doa untuk ayahandanya yang saat ini sedang mengalami kritis. Ia berharap Allah SWT (subhana wataala) memberikan kesembuhan, kekuatan dan kesabaran pada ayahandanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Gus Solah sempat menjalani tindakan medis ablasi. Operasi itu dilakukan karena ada masalah pada selaput jantungnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Padahal, Gus Sholah sebelumnya telah sukses menjalani operasi untuk mengatasi gangguan irama jantung atau ablasi di rumah sakit. Setelah itu, Gus Sholah dibolehkan pulang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Beberapa hari di rumah, tubuh Gus Sholah kembali lemas sehingga keluarga langsung membawanya kembali ke rumah sakit kembali hingga kini.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ulama sepuh NU itu dirawat di rumah sakit sejak 31 Januari 2020. Hingga kini, masih mendapatkan perawatan tim medis rumah sakit. (Rls)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jombang: Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, KH Sholahudin Wahid wafat, Minggu (2\/2\/2020) malam. Almarhum sebelumnya dirawat di di Rumah Sakit Jantung Harapan Kita, Jakarta. Kabar duka tersebut disampaikan puteranya yakni Ipang Wahid. Seperti yang dikutip dari akun twiternya. &#8220;Gus Sholah baru saja wafat, pada pukul 20:55. Mohon dimaafkan seluruh kesalahan. Allahummaghfirlahu warhamhu [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":13535,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[41],"tags":[],"class_list":["post-13534","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-world"],"jetpack_featured_media_url":"","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/13534","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=13534"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/13534\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=13534"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=13534"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=13534"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}