{"id":13474,"date":"2020-01-25T02:52:28","date_gmt":"2020-01-25T02:52:28","guid":{"rendered":"http:\/\/mui-lampung.or.id\/?p=13474"},"modified":"2020-01-25T02:52:28","modified_gmt":"2020-01-25T02:52:28","slug":"kmnu-hadirkan-seminar-nasional-di-pembukaan-munas-vi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/?p=13474","title":{"rendered":"KMNU hadirkan Seminar Nasional di Pembukaan Munas VI"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-13475\" src=\"http:\/\/mui-lampung.or.id\/wp-content\/uploads\/2020\/01\/IMG-20200124-WA0105.jpg\" alt=\"\" width=\"1032\" height=\"774\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Purwokerto:<\/strong> Musyawarah \u00a0Nasional (Munas) VI Keluarga Mahasiswa Nahdlatul Ulama (KMNU) resmi dibuka (24\/1) di Auditorium Gedung Roedhiro Universitas Jendral Soedirman oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Jendral Soedirman, Dr. Kuat Puji Prayitno, SH., M.Hum.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam sambutannya Dr. Kuat Puji Prayitno, SH., M.Hum. \u00a0menyampaikan bahwa untuk menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dari ancama radikalisme \u00a0harus melestarikan budaya kearifan lokal. \u201cSebagai akademisi dan sebagai sosok pemuda, saya berharap KMNU mampu garda terdepan dalam memerangi radikalisme di lingkungan pendidikan(kampus),&#8221; tegas beliau.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Senada dengan itu, Muhammad Rifan menyampaikan bahwa sebagai kader KMNU harus mampu menjadi inti penjaga kelestarian budaya nusantara di lingkungan kampus. \u201cKMNU hadir disini sebagai kader penggerak di setiap perguruan tinggi,&#8221; ujar Presidium Nasional II.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Rangkaian acara Munas VI KMNU diawali dengan seminar nasional yang bertemakan \u201cPenguatan Lingkungan Akademisi dari Ancaman Radikalisme, Terorisme, dan Intoleransi.\u201d Seminar nasional yang menjadi acara pembuka ini dihadiri oleh tokoh-tokoh NU, tokoh akademik, TNI\/Polri, alumni dan tetua KMNU serta seluruh KMNU dari perguruan tinggi se-Indonesia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Prof. Dr. H. Ir. Mochammad Maksum Machfoedz, M.Sc. wakil ketua umum PBNU, hadir sebagai \u00a0keynote speaker. Berdasarkam penjelasan beliau, perguruan tinggi hari ini sedang gencar menjadi sasaran paham radikalisme. Banyak pihak yang mengagendakan untuk menumbuhkan paham radikalisme di lingkungan kampus. \u201csaat ini KMNU di setiap perguruan tinggi hadir dan diharapkan mampu melawan radikalisme di kampus dengan berbagai gerakan dan kegiatan,&#8221; jelas beliau. (Rouf Kholil\/Panitia Munas VI KMNU).<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Purwokerto: Musyawarah \u00a0Nasional (Munas) VI Keluarga Mahasiswa Nahdlatul Ulama (KMNU) resmi dibuka (24\/1) di Auditorium Gedung Roedhiro Universitas Jendral Soedirman oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Jendral Soedirman, Dr. Kuat Puji Prayitno, SH., M.Hum. Dalam sambutannya Dr. Kuat Puji Prayitno, SH., M.Hum. \u00a0menyampaikan bahwa untuk menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dari [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":13475,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[41],"tags":[],"class_list":["post-13474","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-world"],"jetpack_featured_media_url":"","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/13474","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=13474"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/13474\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=13474"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=13474"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=13474"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}