{"id":12762,"date":"2019-09-15T10:30:27","date_gmt":"2019-09-15T10:30:27","guid":{"rendered":"http:\/\/mui-lampung.or.id\/?p=12762"},"modified":"2019-09-15T10:30:27","modified_gmt":"2019-09-15T10:30:27","slug":"fatayat-lampung-tengah-gelar-rakercab-dan-santunan-anak-yatim-piatu","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/?p=12762","title":{"rendered":"Fatayat Lampung Tengah Gelar Rakercab dan Santunan Anak Yatim Piatu"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-12764\" src=\"http:\/\/mui-lampung.or.id\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/IMG-20190915-WA0027.jpg\" alt=\"\" width=\"1152\" height=\"648\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Lampung Tengah:<\/strong> Pimpinan Cabang (PC) Fatayat Lampung Tengah menggelar Rakercab (Rapat Kerja Cabang) dan santunan anak yatim piatu di MA Maarif 9 Kota Gajah Lampung Tengah, pada Minggu (15\/9\/2019).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut ketua PC Fatayat Lampung Tengah Hj. Mar&#8217;atus Sholekhah, rakercab sangat penting dalam merencanakan berbagai program yang akan dilaksanakan untuk kemajuan warga Fatayat NU kususnya dan perempuan pada umumnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Wirdayati menuturkan bahwa rakercab merupakan momen penting dalam sebuah organisasi untuk menentukan program apa saja yg akan dilaksanakan lima tahun kedepan pengurus PC Fatayat Lampung Tengah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Fatayat NU dituntut untuk memainkan peran ranah strategis yaitu peran dalam penguatan kelembagaan maupun peran diwilayah publik,&#8221; lanjut Wirda.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pada kesempatan sidang rakercab dibagi dalam tujuh bidang yaitu<br \/>\n1) bidang pengembangan organisasi, pendidikan dan pengkaderan.<br \/>\n2) bidang ekonomi.<br \/>\n3) bidang dakwah dan pembinaan anggota.<br \/>\n4) bidang hukum, politik dan advokasi.<br \/>\n5) bidangkesehatan dan lingkungan hidup.<br \/>\n6) bidang sosial, seni dan bidaya.<br \/>\n7) bidang penelitian dan pengembangan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain rakercab, diadakan pula santunan anak yatim dalam memperingati bulan muharam sebagai kegiatan yang diharapkan dapat menumbuhkan rasa empati dan menjalankan ajaran agama Islam.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Adapun jumlah santunan anak yatim yakni 99 anak yatim dari berbagai PAC se-Lampung Tengah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hadir dalam acara pembukaan, ketua PC NU Lampung Tengah KH. Imam Suhadi, ketua MWC LP Maarif Baidowi, ketua MWC NU kota Gajah Imron Rosyadi, PW Fatayat NU dan banom-banom NU se-kabupaten Lampung Tengah dan sejumlah tokoh NU kabupaten Lampung Tengah. (Hanivah)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Lampung Tengah: Pimpinan Cabang (PC) Fatayat Lampung Tengah menggelar Rakercab (Rapat Kerja Cabang) dan santunan anak yatim piatu di MA Maarif 9 Kota Gajah Lampung Tengah, pada Minggu (15\/9\/2019). Menurut ketua PC Fatayat Lampung Tengah Hj. Mar&#8217;atus Sholekhah, rakercab sangat penting dalam merencanakan berbagai program yang akan dilaksanakan untuk kemajuan warga Fatayat NU kususnya dan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":12764,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[41,45],"tags":[],"class_list":["post-12762","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-world","category-ormas-dan-pesantren"],"jetpack_featured_media_url":"","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/12762","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=12762"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/12762\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=12762"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=12762"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=12762"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}