{"id":12290,"date":"2019-07-05T02:22:47","date_gmt":"2019-07-05T02:22:47","guid":{"rendered":"http:\/\/mui-lampung.or.id\/?p=12290"},"modified":"2019-07-05T02:22:47","modified_gmt":"2019-07-05T02:22:47","slug":"ppns-diminta-fokus-pengawasan-hukum-dan-izin-tata-ruang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/?p=12290","title":{"rendered":"PPNS Diminta Fokus Pengawasan Hukum dan Izin Tata Ruang"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-12291\" src=\"http:\/\/mui-lampung.or.id\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/WhatsApp-Image-2019-07-04-at-21.45.33.jpeg\" alt=\"\" width=\"1252\" height=\"809\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Bandar Lampung:<\/strong> Gubernur Lampung Arinal Djunaidi yang diwakili oleh Pj. Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Fahrizal Darminto minta kepada seluruh Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Penataan Ruang se-Provinsi Lampung untuk fokus dan terus mengawasi hukum serta izin tata ruang yang berlaku demi terwujudnya pembangunan yang berkelanjutan di Provinsi Lampung.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hal tersebut diungkapkan oleh Fahrizal melalui acara Rapat Koordinasi Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Penataan Ruang se-Provinsi Lampung yang diselenggarakan di Hotel Emersia, Kamis (4\/7\/19).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut Fahrizal, suatu pembangunan yang diperuntukkan bagi kemajuan suatu provinsi tidak akan dapat berhasil apabila susunan suatu tata ruang wilayah tidak dapat disesuaikan dengan peraturan, hukum, serta kebutuhan suatu wilayah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Oleh karena itu, mari kita sama-sama fokus menegakkan hukum penataan ruang, olah TKP dalam suatu wilayah serta interaksi dengan masyarakat terkait tata ruang wilayah tersebut,&#8221; jelas Fahrizal.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Lebih lanjut, Fahrizal juga menekankan dengan melalui rakor tersebut diharapkan kepada seluruh peserta agar dapat memahami segala bentuk ilmu serta arahan yang telah disampaikan oleh narasumber yang telah didatangkan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Setelah acara ini berakhir diharapkan kepada peserta dapat mewujudkan pembangunan dan tata ruang yang aman, nyaman dan harmonis di wilayah Provinsi Lampung,&#8221; tegas Fahrizal dalam sambutannya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sementara itu, Ketua Pelaksana Mulyadi Irsan selaku Plt. Kepala Dinas PU&amp;PR Provinsi Lampung melaporkan tujuan rakor untuk mewujudkan keterpaduan penataan ruang di Provinsi Lampung.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Sehingga hal ini sejalan dengan visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung untuk mewujudkan Rakyat Lampung Berjaya dengan misi yang keenam yakni menciptakan pembangunan berkelanjutan di Provinsi Lampung,&#8221; pungkasnya. (Andira Putri Isnaini)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bandar Lampung: Gubernur Lampung Arinal Djunaidi yang diwakili oleh Pj. Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Fahrizal Darminto minta kepada seluruh Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Penataan Ruang se-Provinsi Lampung untuk fokus dan terus mengawasi hukum serta izin tata ruang yang berlaku demi terwujudnya pembangunan yang berkelanjutan di Provinsi Lampung. Hal tersebut diungkapkan oleh Fahrizal melalui acara [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":12291,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[41],"tags":[],"class_list":["post-12290","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-world"],"jetpack_featured_media_url":"","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/12290","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=12290"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/12290\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=12290"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=12290"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=12290"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}