{"id":11415,"date":"2019-02-10T12:10:08","date_gmt":"2019-02-10T12:10:08","guid":{"rendered":"http:\/\/mui-lampung.or.id\/?p=11415"},"modified":"2019-02-10T12:10:08","modified_gmt":"2019-02-10T12:10:08","slug":"super-indo-kirim-1-truk-bantuan-korban-tsunami-lampung-selatan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/?p=11415","title":{"rendered":"Super Indo Kirim 1 Truk Bantuan Korban Tsunami Lampung Selatan"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-11416\" src=\"http:\/\/mui-lampung.or.id\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/20190210_190734.jpg\" alt=\"\" width=\"1080\" height=\"517\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Bandar Lampung:<\/strong> Sudah tujuh pekan tsunami Selat Sunda menerjang kawasan pesisir Kecamatan Rajabasa Lampung Selatan. Hingga saat ini ACT-MRI terus membuka posko dapur umum dan posko kemanusiaan yang melayani berbagai kebutuhan penyintas tsunami.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebanyak satu truk bantuan dari PT. Lion Super Indo untuk korban tsunami tiba di Posko Induk ACT-MRI Way Urang Kalianda Lampung Selatan pada Senin, 4 Februari 2019.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Seperti diungkapkan Store Leader Superindo, Iis Fitriyanti, bantuan berasal dari karyawan dan perusahaan PT Lion Super Indo.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Beberapa pekan yang lalu, karyawan berinisiatif untuk mengumpulkan sejumlah dana. Kemudian dana tersebut disatukan dengan dana CSR perusahaan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurutnya kegiatan tersebut merupakan salah satu program CSR Super Indo dalam hal tanggap bencana. Tujuanya untuk meringankan beban para korban yg terdampak tsunami selat sunda.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bantuan yang dikirim berupa sembako, obat-obatan, perlengkapan mandi dan kebutuhan penyintas tsunami lainya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain penyaluran ke Lampung Selatan, Bantuan juga disalurkan ke penyintas tsunami Banten.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cJadi kami prioritaskan bagi lokasi terdampak terlebih dulu. Harapanya semoga bantuan ini bisa bermanfaat bagi para korban,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain berharap korban segera lekas pulih seperti sebelum terjadi bencana, dirinya juga berharap semua pihak bergotong-royong untuk membangun infrastruktur dilokasi tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hal ini sangat dibutuhkan para korban supaya lekas kembali dihunian masing-masing dan bisa mendapatkan penghasilan sebagai nelayan maupun petani.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cSemoga lokasinya bisa pulih kembali dan perekonomian bergerak kembali, kami dari Super Indo beriktiar menyalurkan bantuan secara rutin untuk korban bencana alam,\u201d ucapnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menanggapi bantuan tersebut, Kepala Program ACT Lampung Dinia Rumaini mengucapkan terimakasih atas iktiar Super Indo meringankan beban para penyintas tsunami di Lampung Selatan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hingga saat ini masih banyak penyintas tsunami yang bertahan di posko pengungsian dan menumpang dirumah warga.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kebutuhan mendesak saat ini berupa sembako, perlengkapan sekolah dan pembangunan infrastruktur baik sarana MCK, hunian nyaman dan perahu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cBantuan Super Indo ini menandakan kepedulian masyarakat Lampung masih tinggi, semoga kepedulian tersebut menginspirasi yang lain,\u201d pungkasnya. (Chessya)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bandar Lampung: Sudah tujuh pekan tsunami Selat Sunda menerjang kawasan pesisir Kecamatan Rajabasa Lampung Selatan. Hingga saat ini ACT-MRI terus membuka posko dapur umum dan posko kemanusiaan yang melayani berbagai kebutuhan penyintas tsunami. Sebanyak satu truk bantuan dari PT. Lion Super Indo untuk korban tsunami tiba di Posko Induk ACT-MRI Way Urang Kalianda Lampung Selatan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":11416,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[41,45],"tags":[],"class_list":["post-11415","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-world","category-ormas-dan-pesantren"],"jetpack_featured_media_url":"","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/11415","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=11415"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/11415\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=11415"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=11415"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=11415"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}