{"id":11107,"date":"2018-12-16T14:25:19","date_gmt":"2018-12-16T14:25:19","guid":{"rendered":"http:\/\/mui-lampung.or.id\/?p=11107"},"modified":"2018-12-16T14:25:19","modified_gmt":"2018-12-16T14:25:19","slug":"fatayat-nu-lampung-tengah-ikuti-diskusi-peran-ormas-dalampemberdayaan-masyarakat-desa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/?p=11107","title":{"rendered":"Fatayat NU Lampung Tengah Ikuti Diskusi Peran Ormas DalamPemberdayaan Masyarakat Desa"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-11108\" src=\"http:\/\/mui-lampung.or.id\/wp-content\/uploads\/2018\/12\/20181216_212210.jpg\" alt=\"\" width=\"1080\" height=\"791\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Bandar Lampung:<\/strong> Bertempat di Aula Guest House Jalan Diponegoro KotaBandar Lampung, kurang lebih dua ratusan kader \u2013 kader Fatayat NU dan Muslimat NUmemadati Aula setempat, mengikuti Diskusi dengan mengusung tema besar \u201cPeranOrmas Dalam Pemberdayaan Masyarakat Desa\u201d, Senin (10\/12) siang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nyai Mustafizah selaku salah satu peserta diskusi utusan dari PCFatayat NU Kabupaten Lampung Tengah, sekaligus sebagai Wakil Bendahara PCFatayat NU Lampung Tengah, menyampaikan, mengapresiasi agenda ini yangdiinisiasi oleh PW Fatayat NU Provinsi Lampung dan PW Muslimat NU ProvinsiLampung ini.<br \/>\n\u201cmelalui diskusi ini memantapkan kami selaku perempuan muda NUuntuk berperan lebih aktif dalam menggerakkan organisasi kemasyarakatan, lebih- lebih dalam ruang lingkup pedesaan\u201d imbuhnya.<br \/>\n\u201ckami memahami lebih mendalam tentang bagaimana implementasi UU 6Tahun 2014 tentang Desa dan baik skala teori maupun prakteknya, karena didesalah disana banyak warga nahdliyyin bisa merasakan lebih luas manfaat DanaDesa\u201d tutupnya.<br \/>\nSelain Mustafizah, peserta diskusi utusan dari PC Fatayat NU LampungTengah, adalah Siti Kholifah Kordinator Bidang Kesehatan dan Lingkungan Hidup,Suryani Kordinator Bidang Sosial dan Seni, Budaya, Jamilatun Nasiroh, AnggotaBidang Hukum Politik dan Advokasi.<br \/>\nRahma Angelia, selaku Ketua Panitia Pelaksana (OrganizingCommittee), menambahkan, diskusi menjelang akhir tahun ini juga dihadiri; HUmarsyah Ketua PBNU Bidang Ekonomi, KHMoh. Mukri Ketua PWNU Provinsi Lampung, Yuda Setiawan Kadis PMD Provinsi Lampung,Mashuri KPW II Provinsi Lampung sekaligus Sekretaris PW IKA PMII ProvinsiLampung.<br \/>\nHadir pula, Khalida Ketua PW Fatayat NU Provinsi Lampung, Ketua PWMuslimat NU Provinsi Lampung, utusan PC Muslimat NU se Lampung, utusan PCFatayat NU se Lampung, utusan Badan Otonom NU, utusan Lembaga NU, instansiterkait dan lain \u2013 lain. (Akhmad Syarief Kurniawan).<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bandar Lampung: Bertempat di Aula Guest House Jalan Diponegoro KotaBandar Lampung, kurang lebih dua ratusan kader \u2013 kader Fatayat NU dan Muslimat NUmemadati Aula setempat, mengikuti Diskusi dengan mengusung tema besar \u201cPeranOrmas Dalam Pemberdayaan Masyarakat Desa\u201d, Senin (10\/12) siang. Nyai Mustafizah selaku salah satu peserta diskusi utusan dari PCFatayat NU Kabupaten Lampung Tengah, sekaligus sebagai [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":11108,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[41,45],"tags":[],"class_list":["post-11107","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-world","category-ormas-dan-pesantren"],"jetpack_featured_media_url":"","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/11107","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=11107"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/11107\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=11107"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=11107"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=11107"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}