{"id":10662,"date":"2018-11-11T00:47:06","date_gmt":"2018-11-11T00:47:06","guid":{"rendered":"http:\/\/mui-lampung.or.id\/?p=10662"},"modified":"2018-11-11T00:47:06","modified_gmt":"2018-11-11T00:47:06","slug":"gus-nadir-muslim-di-indonesia-beda-dengan-arab","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/?p=10662","title":{"rendered":"Gus Nadir: &#8220;Muslim di Indonesia Beda dengan Arab\u201d"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-10663\" src=\"http:\/\/mui-lampung.or.id\/wp-content\/uploads\/2018\/11\/DSC_0246.jpg\" alt=\"\" width=\"6000\" height=\"4000\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Bandar Lampung:<\/strong> Saat mengisi Pengajian Kebangsaan bertema Islam moderat-Islam Nusantara dengan fokus bahasan masa depan Indonesia dan isu tantangan kekinian, pada Kamis malam (8\/11\/2018) di Masjid Agung Al Furqon Lungsir Bandar Lampung.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Prof. DR. Nadirsyah Hosen yang biasa disapa Gus Nadir menampik anggapan sementara orang tentang Islam Nusantara sebagai agama baru ataupun madzhab tertentu yang bertentangan dengan syariat Islam.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cDinamika Islam yang terjadi di Indonesia selalu menjadi sorotan dunia pada umumnya, apalagi menghadapi musim pilpres yang sensitif membawa agama pada isu politik. Termasuk Islam Nusantara yang sebenarnya merupakan ekspresi keberagamaan saja. Aqidah ya sama seperti muslim di Arab atau dibelahan bumi lainya,&#8221; kata Alumni pesantren Buntet Cirebon yang sudah 21 tahun tinggal di Australia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Indonesia menjadi objek menarik para peneliti dunia Islam disamping secara statistik sebagai Negara berpenduduk muslim terbesar di dunia juga mempunyai karakteristik keislaman yang khas dan berbeda dengan negeri Arab sebagai muasal agama Islam.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cMelihat Islam nusantara ya lihatlah kyai pesantren dalam melayani masyarakat. Indonesia beda dengan Arab, bukan berarti anti Arab,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurutnya ekspresi keberislaman dalam sejarahnya tidak pernah tampil dalam wajah yang tunggal. Sebab setelah islam berkembang hingga ke luar Arab, Islam mengalami proses akulturasi sesuai dengan budaya lokal.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cDi Arab pakai sorban dan jubah, di sini ada yang pake peci atau blangkon, bersarung terus sholat. Asal menurut kaidah fiqh memenuhi syarat, sholatnya sama-sama sah,\u201d tandasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Karena itu, Rois Syuriah Pengurus Cabang Istimewa (PCI)NU Australia-New Zealand ini mengajak hadirin dalam menyikapi perbedaan ekspresi keagamaan untuk mengedepankan sikap tasamuh seperti yang di contohkan para ulama. Sehingga dengan berpedoman pada manhaj ulama nilai-nilai islam akan selalu relevan dalam menjawab tantangan zaman.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKarena itu, ada cerita santri Indonesia yang belajar di Mesir, di sana kemana-kemana pakai sarung. Kalau di Indonesia itu biasa, tapi di Mesir, dikira habis jima\u2019,\u201d ujarnya disambut tawa hadirin.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Sesuatu yang baik belum tentu ketika diterapkan ditempat lain artinya akan tetap sama,&#8221; sambung Gus Nadir.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hal senada juga disampaikan ketua PWNU Lampung, Prof. Dr. Mukri dalam sambutanya ia berpesan untuk meningkatkan wawasan keagamaan dengan akhlakul karimah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cOrang yang wawasanya luas akan toleran. Sebaliknya yang sempit wawasanya, mudah uring-uringan dan baperan,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Acara yang dimoderatori DR. Alamsyah ini berlangsung dialogis dan cukup meriah dengan banyaknya hadirin yang memenuhi ruangan masjid.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Antusisme pengunjung juga terlihat dengan ludesnya penjualan buku karya Gus Nadir berjudul, Islam Yes, Khilafah No jilid 2, sehingga banyak hadirin gigit jari karena terbatasnya Buku yang disediakan panitia. (JunaSr\/Hanivah)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bandar Lampung: Saat mengisi Pengajian Kebangsaan bertema Islam moderat-Islam Nusantara dengan fokus bahasan masa depan Indonesia dan isu tantangan kekinian, pada Kamis malam (8\/11\/2018) di Masjid Agung Al Furqon Lungsir Bandar Lampung. Prof. DR. Nadirsyah Hosen yang biasa disapa Gus Nadir menampik anggapan sementara orang tentang Islam Nusantara sebagai agama baru ataupun madzhab tertentu yang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":10663,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[41],"tags":[],"class_list":["post-10662","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-world"],"jetpack_featured_media_url":"","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/10662","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=10662"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/10662\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=10662"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=10662"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=10662"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}