{"id":10276,"date":"2018-10-07T00:09:11","date_gmt":"2018-10-07T00:09:11","guid":{"rendered":"http:\/\/mui-lampung.or.id\/?p=10276"},"modified":"2018-10-07T00:09:11","modified_gmt":"2018-10-07T00:09:11","slug":"inilah-pemenang-lomba-menulis-guru-pgri-provinsi-lampung","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/?p=10276","title":{"rendered":"Inilah Pemenang Lomba Menulis Guru PGRI Provinsi Lampung"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-10277\" src=\"http:\/\/mui-lampung.or.id\/wp-content\/uploads\/2018\/10\/IMG-20181006-WA0085.jpg\" alt=\"\" width=\"1110\" height=\"833\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Bandar Lampung:<\/strong> Setelah melalui penjurian ketat mulai dari penilaian fisik tulisan dan wawancara oleh para dewan juri, Panitia Pelaksana Festival Menulis Guru Se-Provinsi Lampung mengumumkan para pemenang lomba yang dilaksanakan dalam rangka HUT PGRI tahun 2018 ini.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pada lomba yang dilaksanakan di Kampus SMAN 7 Bandar Lampung, Sabtu (6\/10) ini, panitia memutuskan 3 orang pemenang dari tiap kategori yang diperlombakan. Tiga kategori yang diperlombakan tersebut meliputi Artikel, Cerpen Anak-Anak dan Cerpen Remaja.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sesaat sebelum membacakan surat keputusan dewan juri lomba, Ketua Dewan Juri, Abdul Karim dari Harian Radar Lampung mengatakan, hasil karya para guru yang merupakan juara pertama dari tiap Kabupaten\/Kota di Lampung ini memiliki kualitas yang bagus.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Semua tulisan berkualitas. Namun kami harus menentukan pemenang dari tulisan-tulisan yang terbaik ini. Tidak semua orang bisa menulis. Menulis memang susah. Namun jika sudah memulainya bisa ketagihan,&#8221; katanya pada pengumuman yang disaksikan oleh Ketua PGRI Lampung dan seluruh jajaran pengurus PGRI Lampung ini.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut Ketua Panitia Pelaksana Adi Sucipto, para pemenang akan mendapatkan penghargaan dari PGRI Lampung dan akan diberikan saat pelaksanaan upacara HUT PGRI Lampung Tahun ini. Dan juara pertama lanjutnya, berhak mewakili Provinsi Lampung untuk ikut pada ajang serupa tingkat nasional.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nBerikut para pemenang Para Pemenang Lomba Menulis Guru PGRI Tingkat Provinsi Lampung tahun 2018:<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kategori Artikel<br \/>\nJuara I Jamastuti (Tanggamus)<br \/>\nJuara II Anis Kurniawan (Lampung Timur)<br \/>\nJuara III Muhammad Faizin (Pringsewu)<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kategori Cerpen Anak-Anak<br \/>\nJuara I Endah Sari Dewi (Lampung Timur)<br \/>\nJuara II Sri Purwanti (Lampung Selatan)<br \/>\nJuara III Farida (Tulang Bawang Barat)<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kategori Cerpen Remaja<br \/>\nJuara I Mismawati (Tulang Bawang)<br \/>\nJuara II Puspita Vemilia Sari (Tanggamus)<br \/>\nJuara III Okta Richa Restiana ( Pringsewu) (*MF)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bandar Lampung: Setelah melalui penjurian ketat mulai dari penilaian fisik tulisan dan wawancara oleh para dewan juri, Panitia Pelaksana Festival Menulis Guru Se-Provinsi Lampung mengumumkan para pemenang lomba yang dilaksanakan dalam rangka HUT PGRI tahun 2018 ini. Pada lomba yang dilaksanakan di Kampus SMAN 7 Bandar Lampung, Sabtu (6\/10) ini, panitia memutuskan 3 orang pemenang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":10277,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[41],"tags":[],"class_list":["post-10276","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-world"],"jetpack_featured_media_url":"","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/10276","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=10276"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/10276\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=10276"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=10276"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampung.mui.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=10276"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}